Operasi dan Rumus Lembar Kerja Pengolah Data

BK - Operasi dan Rumus

Lembar Kerja Pengolah Data

Lembar kerja pengolah data dapat digunakan untuk melakukan operasi perhitungan dengan menggunakan operasi simbol dan rumus yang sudah tersedia di dalamnya. Penggunaan operasi perhitungan pada lembar kerja pengolah data dituliskan dalam cell dengan diawali simbol sama dengan (=). Berikut ini merupakan penggunaan operasi simbol dan rumus yang sering digunakan pada lembar kerja pengolah data.

 

1. Operasi Simbol

Operasi simbol pada Microsoft Excel dituliskan dengan diawali simbol sama dengan (=) dan dituliskan seperti soal pada matematika. Berikut ini beberapa simbol yang digunakan beserta fungsinya.

Simbol

Fungsi

Penggunaan

Hasil

+

Penjumlahan  

=5+2

7

-

Pengurangan

=10-6

4

*

Perkalian

=2*3

6

/

Pembagian

=9/3

3

^

Pemangkatan

=5^2

25

%

Presentase

=50%

0.5

 

2. Rumus Microsoft Excel

Rumus pada Microsoft Excel dituliskan dengan diawali simbol sama dengan (=) dan dilanjutkan dengan penulisan rumus dan formula. Berikut ini beberapa rumus yang sering digunakan beserta formula di dalamnya.

a. Penjumlahan (SUM)

Rumus untuk menjumlahkan sekumpulan data menggunakan fungsi SUM.

=SUM(number1;number2; . . . )

  • number1,number2, . . . merupakan cell pertama, cell kedua, dan seterusnya. Contoh (A1;A2;A3)

b. Rata-rata (AVERAGE)

Rumus untuk menentukan nilai rata-rata atau mean dari sekumpulan data menggunakan fungsi AVERAGE.

=AVERAGE(number1;number2; . . . )

  • number1,number2, . . . merupakan cell pertama, cell kedua, dan seterusnya. Contoh (A1;A2;A3)

c. Nilai Tengah (MEDIAN)

Rumus untuk menentukan nilai tengah atau median dari sekumpulan data menggunakan fungsi MEDIAN.

=MEDIAN(number1;number2; . . . )

  • number1,number2, . . . merupakan cell pertama, cell kedua, dan seterusnya. Contoh (A1;A2;A3)

d. Modus (MODE)

Rumus untuk menentukan nilai yang sering muncul atau modus dari sekumpulan data menggunakan fungsi MODE.

=MODE(number1;number2; . . . )

  • number1,number2, . . . merupakan cell pertama, cell kedua, dan seterusnya. Contoh (A1;A2;A3)

e. Nilai Maksimum (MAX)

Rumus untuk menentukan nilai yang paling besar dari sekumpulan data menggunakan fungsi MAX.

=MAX(number1;number2; . . . )

  • number1,number2, . . . merupakan cell pertama, cell kedua, dan seterusnya. Contoh (A1;A2;A3)

f. Nilai Minimum (MIN)

Rumus untuk menentukan nilai yang paling kecil dari sekumpulan data menggunakan fungsi MIN.

=MIN(number1;number2; . . . )

  • number1,number2, . . . merupakan cell pertama, cell kedua, dan seterusnya. Contoh (A1;A2;A3)

g. Fungsi IF

Fungsi IF merupakan fungsi logika yang digunakan untuk menentukan suatu nilai berdasarkan kondisi yang telah ditentukan.

=IF(logical_test;value_if_true;value_if_false)

  • logical_test merupakan kumpulan cell yang digunakan sebagai data fungsi logika. Contoh (A1>75)
  • value_if_true merupakan hasil apabila fungsi logika benar. Contoh (lulus)
  • value_if_false merupakan hasil apabila fungsi logika salah. Contoh (tidak lulus)
  • Contoh IF(A1>75;lulus;tidak lulus)

Baca juga Pencarian Data Pada Lembar Kerja dan Fungsi Logika Pada Lembar Kerja


Source:

Pandia, Henry. 2022. INFORMATIKA UNTUK SMP/MTs KELAS VIII. Bandung: Erlangga.

 

tags #informatika #informatikasmp #berpikirkomputasional #lembarkerja #lembarkerjapengolahdata #data #microsoftexcel #googlespreadsheet #excel #operasiexcel #rumusexcel

Posting Komentar

0 Komentar